Valas Online

Dinamika Pasar, Krisis, Keputusan BI Menaikkan Suku Bunga

Ketika bank-bank sentral dunia bersama-sama menurunkan tingkat suku bunga, BI malah menaikkan suku bunga. Mengapa?

Mungkin BI punya 3 tujuan:

* Mempertahankan rupiah,
* Memberikan sinyal ke pelaku pasar bahwa kondisi Indonesia tidak seperti kondisi negara2 lain yang terimbas krisis keuangan, krisis kredit dan krisis kepercayaan sehingga Indonesia tidak perlu ikut menurunkan suku bunga,
* Mengurangi laju inflasi.. (penjelasan standar)

Dalam kondisi normal, Bank Sentral menggunakan instrumen suku bunga untuk menstabilkan harga (menahan laju inflasi). Menaikkan suku bunga secara tidak langsung akan mengurangi jumlah uang yang beredar di pasar melalui dua mekanisme: memberikan insentif kepada orang untuk menabung dan mengurangi permintaan orang untuk mengambil kredit. Karena jumlah uang yang beredar berkurang, otomatis “nilai uang” bertambah sehingga “nilai barang” secara relatif menurun, dan harga barang2 pun menurun… sehingga laju inflasi bisa ditahan. Demikian juga sebaliknya dengan penurunan suku bunga.

Kira2 teori ekonominya seperti itu..
(more…)

cara menaikkan laju inflasi,kapitalisme modal tahun 2012,ketetapan suku bunga bank dunia,perusahaan yang terimbas krisis finansial di indonesia.

Amerika Kacau, USD Kacau, Spread Jadi Ikut Kacau

Menyusul resesi ekonomi di Amerika, keadaan pasar menjadi tak menentu. Hal ini berpengaruh juga pada penaikan spread pada kebanyakan broker. Spread yaitu selisih antara harga jual dan harga beli dimana semakin besar spread maka akan semakin repot juga bagi trader untuk mendapatkan keuntungan.

Keadaan pasar yang tidak menentu ini juga sekaligus memberikan peluang bagi para trader yang sudah berpengalaman dalam memprediksi pergerakan harga. Kalau kita amati grafik mata uang yang dipasangkan dengan USD mengalami penaikan dan penurunan yang tajam dan berkali kali dalam satu hari.

(more…)

spread marketiva,spread marketiva 2011.